Pendampingan Kelompok Kajian Tasawuf di Dewan Pimpinan Cabang Penyiar Sholawat Wahidiyah Kabupaten Lamongan

Authors

  • Moh. Ulumuddin Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Jombang
  • Ahmad Insya Ansori Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Jombang
  • Bustanul Arifin Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Jombang
  • Purwantoro Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Jombang

DOI:

https://doi.org/10.61181/5jw92m91

Keywords:

Ihsan, Lillah-billah, Tasawuf, Wahidiyah, Spiritualitas

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas spiritual dan kelembagaan jamaah di lingkungan Dewan Pimpinan Cabang Penyiar Sholawat Wahidiyah (DPC PSW) Kabupaten Lamongan. Kegiatan dilatarbelakangi oleh kebutuhan masyarakat akan pembinaan tasawuf amali yang mampu menumbuhkan kesadaran religius, akhlak sosial, dan keseimbangan hidup di tengah tantangan modernitas. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif dalam bentuk pengajian umum dengan peserta sekitar 1000–1500 orang yang berasal dari 8 kecamatan, 19 desa, dan 26 kelurahan di Kabupaten Lamongan. Materi utama difokuskan pada penanaman nilai ajaran Wahidiyah yang meliputi lillah-billah (berbuat semata-mata karena dan dengan pertolongan Allah), lirrosul-birrosul (berjuang karena dan dengan bimbingan Rasulullah), lilghouts-bilghouts (mengabdi karena dan dengan bimbingan Al-Ghauts Al-A‘zham), serta prinsip yukti kulla dzihaqqin haqqoh, taqdimul aham fal aham tsuma anfa fal anfa (memberikan hak secara proporsional dan mendahulukan yang paling penting serta bermanfaat). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman jamaah terhadap nilai-nilai ihsan, tumbuhnya semangat kebersamaan, terbentuknya kelompok kajian lanjutan, serta munculnya inisiatif dakwah digital oleh kader muda Wahidiyah. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan tasawuf amali berbasis komunitas efektif dalam memperkuat spiritualitas, moralitas, dan harmoni sosial masyarakat Lamongan.

References

Al-Ghazali, A. H. (2010). Ihya’ Ulum al-Din. Beirut: Dar al-Fikr.

Bourdieu, P. (1977). Outline of a Theory of Practice. Cambridge: Cambridge University Press.

Bourdieu, P. (1990). The Logic of Practice. Stanford: Stanford University Press.

Borba, M. (2010). Membangun Kecerdasan Moral: Tujuh Kebajikan Utama Agar Anak Bermoral Tinggi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Fashri, F. (2014). Pierre Bourdieu: Menyingkap Kuasa Simbol. Yogyakarta: Jalasutra.

Freire, P. (2000). Pedagogy of the Oppressed. New York: Continuum Publishing.

Harmaini. (2020). Pikiran positif ala Nabi Ayyub As. Proyeksi: Jurnal Psikologi Islam dan Keberagamaan, 15(1), 22–34.

Li, N., Kirkman, B. L., & Porter, C. (2014). Toward a model of work team altruism. Academy of Management Review, 39(4), 541–556. https://doi.org/10.5465/amr.2011.0160

Quraish Shihab. (2019). Wawasan Al-Qur’an: Tafsir Maudhu’i atas Pelbagai Persoalan Umat. Jakarta: Lentera Hati.

Rahardjo, M. D. (2020). Sosiologi Pierre Bourdieu: Habitus, Arena, dan Kapital dalam Kehidupan Sosial. Malang: Intrans Publishing.

Scott, N., & Seglow, J. (2007). Altruism. Berkshire: McGraw-Hill Education, Open University Press.

Taylor, S. E., Peplau, L. A., & Sears, D. O. (2006). Social Psychology (12th ed.). New Jersey: Pearson Education, Inc.

Tim Penyiar Sholawat Wahidiyah. (2023). Pedoman Pengamalan dan Pembinaan Ajaran Wahidiyah. Kediri: Yayasan Perjuangan Wahidiyah.

Zamzami, M. (2022). Tasawuf Amali dan Spiritualitas Sosial: Kontekstualisasi Ajaran Wahidiyah di Era Modern. Kediri: Pustaka Ihsaniyah.

Downloads

Published

2025-11-30

Issue

Section

Artikel

How to Cite

Pendampingan Kelompok Kajian Tasawuf di Dewan Pimpinan Cabang Penyiar Sholawat Wahidiyah Kabupaten Lamongan. (2025). Ihsanniat: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 9-25. https://doi.org/10.61181/5jw92m91